Gadis Impian dan Semesta VOL.1
Gadis Impian dan Semesta VOL.1
Mungkin sebagian orang mengalami peristiwa seperti ini. Ketika semesta berkehendak dan mengabulkan keiginan seseorang dan ada aura yang sangat kuat sehingga saling bercampur dengan alam dan dilihat oleh semesta dan akhirnya di setujui oleh Semesta.
Ketika masa itu aku sangatlah bingung kenapa karena pada saat itu umurku masih belia dan aku belum mengerti 100% yang namanya mencintai dan dicintai orang selain keluarga sedarah.
skenario itu dibuat 5 tahun yang lalu, ketika jam istirahat di sekolah aku selalu melihat seorang gadis yang memiliki aura yang sangat kuat dan aku pun terheran heran setiap aku melihat wajahnya dari jauh , dia tidak terlalu tau bahwa ada yang memantau nya dari kejauhan yaitu aku.
Selama setahun aku selalu melihatnya dari kejauhan bahkan ketika berpapasan aku tidak berani melihatnya , ada suatu moment ketika aku terlambat datang ke sekolah dan perempuan tersebut juga bernasib sepertiku , kami pun diberi hukuman oleh guru bimbingan kami dan hukuman tersebut membersihkan toilet berdua.Seketika kondisi tersebut membuatku canggung dan bingung harus melakukan apa, aku pun akhirnya memberanikan diri menyapa dan berkenalan dengan perempuan itu dan namanya adalah Fiona. berbeda kelas dengan ku tetapi dugaan ku sempat salah karena dulu aku berfikir dia adalah wanita dengan kelas sosial yang tinggi dengan gaya hidup glamour ternyata tidak
tetapi aku hanya berkenalan dengan dia. dan setelah hukuman selesai aku tidak berbincang dengan dia lagi.
Sampai pada saat alam membuat skenario yang sangat indah dalam adegan ku dengan dia dimana aku dan fiona di tempatkan di satu kelas bersama. Fiona adalah gadis hits disekolahnya dan banyak pria mengidolakan dirinya, dia memiliki teman teman yang berkasta sama dengan dirinya. dan itu yang membuat ku tidak berani untuk menyapanya.
apakah salah, aku menempatkan perhatian ku kepada wanita
yang sangat diperhatikan oleh khalayak ramai
biarlah skenario semesta yang menjawab
Aku adalah siswa pindahan dari kota lain yang pindah ke Pusat kota
adanya kasta sosial di sekolah ku membuatku malu untuk bergabung dengan beberapa teman di
sekolah ku.
Ketika aku mengetahui perempuan yang kusukai berada di lingkungan yang sama dengan ku.
Pagi itu adalah pagi yang sangat sejuk untuk menghirup udara di pusat kota
Burung mulai berkicau ketika matahari sudah menunjukan kharismanya.
Hasta karya yang akan kuberikan kepada teman baru ku dikelas yang baru, Seketika semua hal yang berbau hasta karya itu sirna karna ada hal yang sangat penting yang kuharapkan sejak 1 tahun yang lalu akhirnya berhasil di kabulkan semesta. aku Bergembira ria saat mengetahui fiona satu kelas denganku.
Aku memilih tempat duduk kesukaan ku yaitu disudut kelas paling belakang dan berkenalan dengan orang yang sudah mengisi tempat duduk di sampingku, fiona duduk di barisan yang sama dengan ku hanya saja dia berada dua bangku didepan ku, saat perkenalan siswa dan siswi wali kelas ku pun
memerintahkan maju ke depan untuk memperkenalkan diri ke sesama siswa dan siswi. Pada saat fiona maju wajahnya sangat mempesona untuk diamati dari dekat.
Satu hal yang paling indah didunia adalah mencintai ciptaan semesta
dan menghargainya sebagai hasta karya semesta yang paling sempurna.
pada jam istirahat, setelah selesai makan dengan teman-teman baruku aku pun bercanda gurau dengan teman - teman ku di ruangan kelas, fiona pun sudah datang lebih dulu di kelas. pada saat aku berbincang dengan teman teman ku dikelas , fiona pun mendengar percakapan ku dengan teman teman dan mulai menyimak obrolan ku, dan diapun tertawa dengan bercandaan ku dan itu yang membuat aku menjadi salah tingkah. pada saat pembagian jabatan dikelas fiona pun ditunjuk sebagai sekertaris kelas diapun mendata siswa di kelas dan mendatanginya satu - satu, dan giliran dia menghampiriku tiba ,
Fiona datang tempat duduk ku dan hal pertama yang dia ucapkan adalah Kayaknya kita pernah di hukum bareng deh , dan aku pun salah tingkah dan menjawab dengan kaku sepertinya betul dan dia pun menjawab tuh kan betul itu kamu , Kita sering berpapasan di tangga sekolah tapi kamu gk pernah menyapa aku. Aku pun makin salah tingkah dengan fiona saat perbincangan yang lumayan menyita waktu pendataan siswa kelas, aku bingung harus menjawab apa dan untungnya teman fiona yang bernama jihan memangil fiona dan akhirnya pertanyaan fiona yang tadi tidak perlu kujawab.
ketika aku mendadak buta warna
karena terlalu banyak warna - warna indah di wajahmu
yang membuat ku bingung harus menebak
apa warna di wajahmu

Komentar
Posting Komentar